Sleman, Yogyakarta — Alhamdulillah, santri Pondok Pesantren Sahabat Qur’an Ibnu Mas’ud kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam berbagai ajang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) sepanjang September hingga Oktober 2026. Capaian ini menjadi motivasi bagi pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an sekaligus mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Empat Prestasi dalam IIEF 2026
Dalam ajang International Islamic Education Fair (IIEF) 2026 yang diselenggarakan oleh FORMAQIN di Edutorium UMS Solo pada 5 Oktober 2026, santri SaQu Ibnu Mas’ud berhasil meraih empat penghargaan, yaitu:
Juara 1 MHQ 30 Juz Putra: Izyan Faruq Zia Ramadhan (kelas XI).
Juara 1 MHQ 30 Juz Putri: Nabila Nur Asy Syifa (kelas XI).
Juara 3 MHQ 30 Juz Putra: Muhammad Abdullah (kelas XII).
Juara 3 MHQ 15 Juz Putra: Ukasyah Ibnu Rahmat (kelas XI).
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar pesantren dan menunjukkan kesungguhan para santri dalam mempersiapkan hafalan untuk mengikuti kompetisi.
Prestasi pada Ajang MHQ UIN Malang
Prestasi berikutnya diraih dalam ajang MHQ 30 Juz yang diselenggarakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerja sama dengan Resalat Al-Salam Foundation Mesir pada September 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Aufa Yahya Al Husairi berhasil meraih Juara 4 kategori Putra dengan nilai 97,33.
Juara 3 MHQ dalam MUHACOM 2026
Pada ajang MUHACOM 2026 (Muhammadiyah 2 Annual Competition) yang diselenggarakan pada 26 September 2026, Hanif Fathnan Falahy, santri kelas IX, berhasil meraih Juara 3 MHQ tingkat SMP/MTs.
Prestasi ini menambah deretan pencapaian santri SaQu Ibnu Mas’ud dalam bidang tahfizh Al-Qur’an.
Terus Membina Generasi Ahlul Qur’an
Berbagai prestasi yang diraih bukan semata-mata tentang piala dan penghargaan. Lebih dari itu, capaian ini menjadi bagian dari ikhtiar Pondok Pesantren Sahabat Qur’an Ibnu Mas’ud dalam membentuk generasi yang kuat hafalannya, kokoh ilmunya, dan baik akhlaknya.
Kami menyampaikan selamat kepada seluruh santri yang telah berjuang dan meraih prestasi. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada para pembimbing yang senantiasa mendampingi proses pembinaan, serta kepada orang tua dan keluarga besar pesantren atas doa dan dukungan yang diberikan.
Semoga Allah Swt. senantiasa menjaga hafalan para santri, memberkahi ilmu mereka, dan menjadikan mereka Ahlul Qur’an yang istiqamah hingga akhir hayat.
بارك الله فيكم وزادكم الله توفيقًا ونجاحًا


